Pages

My Profile

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
anak ke-4 dari 4 bersaudara (alias bungsu), fresh graduate (Amd), suka kucing & novel roman

Kamis, 10 Desember 2009

Info Lagu

Lagu baru 2009

Kamu di Hatiku Selamanya - Krisdayanti

Kamis, 26 November 2009

berita hari ini

duh.....

malem ni gw liat berita di salah satu stasiun TV swasta...
di siko di siarkan masalah ttg pencurian 1 butir, bayangkan hanya 1 butir saja semangka, bayangkan hanya 1 butir semangka saja...
beliau (sang tersangka) d'ancam penjara 5th, bayangkan 5th penjara dengan "membawa" 1 butir semangka....

saya tahu kalau mencuri itu not good but liat dulu kasusnya n alasan beliau mencuri trus ga usah pake kekerasan donk... gw aneh sama org Indonesia,,, suka banget sama kekerasan, dah hobi gitu...

se-tidak'y pakelah cara kekeluargaan, kan bentar lagi mu Hari Raya Kurban...

kita itu harus memiliki rasa yg solidaritas, kemanusiaan, tidak pelit tapi intinya... kita harus saling tolong-menolong...

kita hidup d dunia ini hanya untuk 1 tujuan... yaitu:

SERVE alias MELAYANI.
1. MELAYANI negara
2. MELAYANI seseorang yang membutuhkan pertolongan kita
3. MELAYANI yang lemah
dsb....

oleh karena itu, baik-baiklah d'dunia ini selagi kita masih sempat hidup, sebelum kiamat datang (mana kita tahu kan)...

so... ALLAHU AKBAR!!! ALLAHU AKBAR!!! WALILLAHILHAM.....

Selasa, 10 November 2009

SCM

http://wsilfi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/15005/SCM.pdf

B2G

B2 government adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan

memuaskan kepada masyarakat. Semua organisasi pemerintahan akan terpengaruh oleh

perkembangan e-government ini. B2 government dapatlah digolongkan dalam empat tingkatan.

Tingkat pertama adalah pemerintah mempublikasikan informasi melalui website. Tingkat kedua

adalah interaksi antara masyarakat dan kantor pemerintahan melaui e-mail. Tingkat ketiga

adalah masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor pemerintahan secara

timbal balik. Level terakhir adalah integrasi di seluruh kantor pemerintahan, di mana masyarakat dapat melakukan transaksi dengan seluruh kantor pemerintahan yang telah mempunyai pemakaian data base bersama.


Pengembangan B2 government disuatu lembaga pemerintah, dilandasi oleh 4 (empat) infrastruktur utama, meliputi:

  • Suprastrukture-government yang memuatantaralain e-leadership, sdmdanperaturan;I
  • Infrastrukturjaringanyangmemuatantara lainprotokolkomunikasi, topologi, teknologidan keamanan.
  • Infrastrukturinformasiyang memuatantaralain strukturdata, format data, data sharing, dansistempengamanannya.
  • Infrastrukturaplikasiyang memuatantaralain aplikasilayananpublik, aplikasiantarmuka(interface), danaplikasiback office.


Pada intinya B2 Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Government to Citizen), G2B (Government to Business Enterprises), dan G2G (inter-agency relationship).

Mobile Payment

Mobile payment adalah pembayaran bagi barang atau jasa menggunakan perangkat bergerak seperti telepon genggam atau PDA. Pembayaran sejenis ini dapat merujuk kepada pembayaran menggunakan pulsa telepon genggam maupun pembayaran menggunakan telepon genggam yang dapat berkomunikasi dengan perangkat tujuan dengan memanfaatkan teknologi nirkabel seperti Near Field Communication.

Penggunaan M-Payment (Mobile Payment) dalam rangka pembayaran transaksi E-Commerce (Electronic Commerce) telah semakin luas. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan E-Commerce sendiri yang sudah dimulai sejak tahun 1970-an. Di beberapa negara, M-Payment, bahkan sudah dapat digunakan untuk bertransaksi di supermarket.


Senin, 09 November 2009

B2C

B2C (Business to Customers)

Business to Consumer eCommerce
Business to Consumer eCommerce memiliki permasalahan yang berbeda. Mekanisme untuk mendekati consumer pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan “electronic shopping mall” atau menggunakan konsep “portal”.

Electronic shopping mall menggunakan web sites untuk menjajakan produk dan servis. Para penjual produk dan servis membuat sebuah storefront yang menyediakan catalog produk dan servis yang diberikannya. Calon pembeli dapat melihat-lihat produk dan servis yang tersedia seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan window shopping. Bedanya, (calon) pembeli dapat melakukan shopping ini kapan saja dan darimana saja dia berada tanpa dibatasi oleh jam buka toko. Konsep portal agak sedikit berbeda dengan electronic shopping mall, dimana pengelola portal menyediakan semua servis di portalnya (yang biasanya berbasis web). Sebagai contoh, portal menyediakan eMail gratis yang berbasis Web bagi para pelanggannya sehingga diharapkan sang pelanggan selalu kembali ke portal tersebut.

Business to Consumer eCommerce memiliki karakteristik sebagai berikut: Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
  • Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.
  • Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer melakuka inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
  • Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server.

B2B

Business to Business e-Commerce

Business to Business eCommerce umumnya menggunakan mekanisme Electronic Data Interchange (EDI). Sayangnya banyak standar EDI yang digunakan sehingga menyulitkan interkomunikasi antar pelaku bisnis. Standar yang ada saat ini antara lain: EDIFACT, ANSI X.12, SPEC 2000, CARGO-IMP, TRADACOMS, IEF, GENCOD, EANCOM, ODETTE, CII. Selain standar yang disebutkan di atas, masih ada formatformat lain yang sifatnya proprietary.

Pendekatan lain yang sekarang cukup populer dalam standarisasi pengiriman data adalah dengan menggunakan Extensible Markup Language (XML) yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). XML menyimpan struktur dan jenis elemen data di dalam dokumennya dalam bentuk tags seperti HTML tags sehingga sangat efektif digunakan untuk sistem yang berbeda. Kelompok yang mengambil jalan ini antara lain adalah XML/EDI group (www.xmledi.net).

Topik yang juga mungkin termasuk di dalam business-to-business eCommerce adalah electronic/Internet procurement dan Enterprise Resource Planning (ERP). Hal ini adalah implementasi penggunaan teknologi informasi pada perusahaan dan pada manufakturing.

Business to Business eCommerce memiliki karakteristik:
•Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
•Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.
•Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu parternya.
•Model yang umum digunakan adalah peer-topeer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
 
Copyright (c) 2010 Memories Ardinasti. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And TM Web Design.